| KODE UNIT
|
M.74DKV13.016.2
|
| JUDUL UNIT
|
Mengelola Proses Produksi
|
| DESKRIPSI UNIT
|
Unit kompetensi ini berhubungan dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam memastikan hasil produksi karya yang sesuai dengan tujuan proyek.
|
| No
|
ELEMEN KOMPETENSI
|
KRITERIA UNJUK KERJA
|
| 1.
|
Membuat Production brief
|
- Lingkup pekerjaan produksi diidentifikasi untuk menentukan keputusan potensi teknik produksi.
- Production brief disusun sesuai dengan target anggaran dan kualitas produksi yang dituju.
|
| 2.
|
Membuat anggaran biaya dan jadwal produksi
|
- Total anggaran biaya produksi ditetapkan berdasar persetujuan penentu keputusan proyek.
- Jadwal pelaksanaan produksi hingga pengiriman disusun sesuai persetujuan penentu keputusan proyek.
|
| 3.
|
Menata proses produksi dengan seluruh pihak terkait
|
- Pihak-pihak, cakupan dan kualitas terkait produksi ditetapkan berdasarkan kesesuaian dengan production brief.
- Proses produksi disupervisi secara cermat sesuai dengan spesifikasi produksi.
- Hasil produksi diperiksa kembali untuk memastikan kualitas (quality assurance) yang sesuai dengan production brief.
|
BATASAN VARIABEL
Konteks variabel
- Unit kompetensi ini berlaku untuk seseorang yang memiliki pengalaman dalam mengelola produksi karya visual atau desain yang sesuai dengan konsep yang sudah ditetapkan.
- Lingkup pekerjaan produksi desain antara lain, berupa produk tercetak oleh percetakan baik traditional/conventional printing (offset), maupun digital print shop; atau programming situs web, aplikasi/apps oleh programmer/coder; atau pembuatan media audio, audio visual di production house; atau produksi materi tiga dimensi di workshop/bengkel kerja; atau produksi papan petunjuk (signage dan displays) di bengkel vendor.
- Production brief adalah dokumen berupa arahan pelaksanaan produksi yang secara lengkap berisi lingkup anggaran dan waktu pelaksanaan produksi serta spesifikasi teknik produksi yang rinci untuk memastikan kualitas hasil produksi yang sesuai dengan tujuan proyek.
- Total anggaran biaya produksi termasuk biaya pengiriman dan biaya-biaya lain yang ditimbulkan dalam proses produksi (pra produksi, produksi, dan pasca produksi) ditentukan berdasarkan harga yang ditawarkan pihak pelaksana produksi. Informasi keseluruhan biaya produksi hingga pengiriman dihitung sesuai kebutuhan seluruh pihak dalam rantai nilai (value chain) produksi baik produksi dilakukan secara internal (inhouse) maupun alih daya (outsourcing). Penyesuaian dan efisiensi biaya produksi ditentukan berdasarkan anggaran proyek yang ditetapkan sebelumnya dan dapat berdampak pada penurunan kualitas material, teknik produksi dan lain-lain (specdown).
- Quality Assurance adalah sebuah tindakan yang kerap dipakai pada praktek produksi, sebelum serah terima hasil. Diselenggarakan bersama antar desainer dan pihak ketiga (vendor cetak), maupun antar desainer dengan pemberi tugas; dilakukan secara spesifik ketika hasil adalah mutlak maupun secara acak/random saat jumlah kuantitas besar (misalnya pada teknik produksi conventional offset).
Peralatan dan perlengkapan
Peralatan
- Alat atau komputer pengolah data/visual
- Alat komunikasi (gawai) dengan akses internet
- Alat atau media tulis, gambar (manual atau digital), atau alat cetak (printer)
- Peralatan multimedia pendukung presentasi
Perlengkapan
- Dokumen contoh karya yang melibatkan pekerjaan produksi
- Dokumen contoh bukti proses produksi
Peraturan yang diperlukan
Norma dan standar
- Norma (Tidak ada.)
- Standar: Pengadaan dan pengelolaan jasa desain
PANDUAN PENILAIAN
Konteks penilaian
- Penilaian/asesmen dapat dilakukan di tempat kerja atau pada tempat yang disimulasikan atau Tempat Uji Kompetensi (TUK) dengan peralatan/perlengkapan yang sesuai dapat diterapkan secara individu maupun sebagai bagian dari kelompok.
- Dalam pelaksanaannya, peserta/asesi harus dilengkapi contoh bukti/portofolio pekerjaan yang sudah pernah dilakukan dengan posisi sebagai pengendali (in-charge) dalam lingkup pekerjaan yang dimaksud oleh unit kompetensi ini.
- Perencanaan dan proses asesmen ditetapkan dan disepakati bersama dengan mempertimbangkan aspek-aspek tujuan dan konteks asesmen, ruang lingkup, kompetensi, persyaratan peserta, sumber daya asesmen, tempat asesmen serta jadwal asesmen.
- Metode asesmen yang dapat diterapkan meliputi kombinasi metode tes lisan, tes tertulis, observasi tempat kerja/demonstrasi/simulasi, verifikasi bukti/portofolio, dan wawancara serta metode lain yang relevan.
Persyaratan kompetensi
Pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan
Pengetahuan
- Pengetahuan produksi
- Pengetahuan alat-alat produksi
- Pengoperasian komputer dan perangkat lunak produksi.
Keterampilan
- Meneliti kualitas hasil produksi
- Melakukan koordinasi dengan berbagai pihak
Sikap kerja yang diperlukan
- Komunikatif dalam mencari kesepakatan di antara pihak-pihak yang berkaitan dengan proses produksi
- Cermat dalam menilai dan mengecek proses kerja
- Inisiatif mengusulkan kemajuan teknologi produksi
- Cekatan mengkomunikasikan setiap kemajuan proses
Aspek kritis
- Ketepatan dalam mensupervisi proses produksi secara cermat sesuai dengan spesifikasi produksi
- Ketepatan dalam memeriksa kembali hasil produksi untuk memastikan kualitas (quality assurance) yang sesuai dengan production brief