Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan
Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi Visual
Kode KM.25.10.2.1
Alokasi Waktu 7 jam
Bentuk Soal Penugasan Perorangan
Judul Tugas Pengambilan Gambar Model Fesyen Di Dalam Ruangan (Studio)

Pengambilan Gambar Model Fesyen Di Dalam Ruangan (Studio)

Anda bekerja sebagai Fotografer di sebuah studio foto profesional. Seorang desainer lokal meminta Anda untuk melakukan pemotretan model fesyen untuk koleksi pakaian terbarunya yang akan digunakan untuk promosi di katalog cetak dan media sosial. Pemotretan dilakukan di dalam studio, dengan durasi waktu pengerjaan 8 jam kerja, meliputi persiapan alat, pemotretan, editing, dan pencetakan hasil akhir. Hasil foto harus menunjukkan karakter desain busana atau baju, detail tekstur kain, warna yang akurat, serta komposisi yang estetis dan profesional.

Sebagai Fotografer, Anda bertanggung jawab untuk:

  • Menyiapkan seluruh perangkat pemotretan studio, termasuk kamera, perangkat penyinaran (lighting), dan properti pendukung.
  • Melakukan pengambilan gambar model fesyen dengan memperhatikan pencahayaan, komposisi, dan pose yang sesuai dengan karakter busana atau baju.
  • Melakukan proses pascaproduksi (editing dan pencetakan) agar hasil foto sesuai standar teknis profesional.

Langkah Kerja

Langkah 1

Pilih kamera yang sesuai dengan kebutuhan (DSLR/Mirrorless dengan resolusi tinggi dengan pilihan lensa yang sesuai)

Langkah 2

Pilih perangkat penunjang sesuai kebutuhan (lighting set, softbox, tripod, reflector, backdrop)

Langkah 3

Periksa kesiapan fungsi kamera, pastikan sensor, baterai, dan kartu memori dalam kondisi baik

Langkah 4

Periksa kesiapan operasional kamera, lakukan tes pemotretan untuk memastikan semua fitur berfungsi

Langkah 5

Periksa pengoperasian komponen dalam kamera untuk ketepatan teknis (ISO, aperture, shutter speed, white balance)

Langkah 6

Atur warna cahaya (white balance dan sumber cahaya sesuai kondisi ruangan)

Langkah 7

Lakukan pengoperasian komponen pencahayaan seperti lampu key light, fill light, dan back light

Langkah 8

Tetapkan pengaturan pencahayaan yang sesuai kebutuhan agar bayangan tidak terlalu keras dan detail tetap terlihat

Langkah 9

Tentukan ketajaman foto berdasarkan objek dengan memilih titik fokus pada wajah atau bagian penting busana

Langkah 10

Tentukan sempit luasnya bidang pandang (depth of field) sesuai karakter pemotretan

Langkah 11

Tentukan posisi kamera terhadap objek pemotretan (eye level, high angle, atau low angle)

Langkah 12

Pilih latar depan dan belakang gambar (background netral atau tematik)

Langkah 13

Tentukan aspek teknis yang membentuk dimensi ruang dengan pencahayaan tiga titik (threepoint lighting)

Langkah 14

Tentukan posisi objek utama agar menjadi fokus perhatian

Langkah 15

Tata elemen pendukung seperti kursi, kain, atau properti yang mendukung karakter desain busana atau baju

Langkah 16

Identifikasi intensitas, karakter, dan arah sumber cahaya buatan agar hasil foto konsisten pada setiap pose

Langkah 17

Salin data gambar digital dari kamera ke komputer menggunakan sistem folder terstruktur

Langkah 18

Simpan data gambar digital dengan sistem folder terorganisasi

Langkah 19

Pilih gambar berdasarkan kualitas teknis (pencahayaan, fokus, ekspresi, komposisi)

Langkah 20

Pilih gambar berdasarkan tujuan pemotretan (katalog cetak atau media sosial)

Langkah 21

Olah data gambar secara digital sesuai standar teknis

misalnya:

  • Koreksi warna, kecerahan, kontras dan exposure
  • Retouching minor kulit dan kain
  • Penyesuaian komposisi (crop, straighten)
  • Penambahan watermark/logo jika diperlukan

Langkah 22

Lakukan cetak gambar sesuai standar teknis pencetakan, dengan resolusi minimal 300 DPI dan ukuran sesuai kebutuhan (misalnya A4)

Hasil

Hasil yang diharapkan yaitu:

  • 1 set foto model fesyen (minimal 5 foto) dengan pencahayaan, warna, dan komposisi profesional.
  • 1 file hasil editing digital siap tayang di media sosial dan katalog.
  • 1 hasil cetak foto ukuran A4 sesuai standar warna dan resolusi.
  • Laporan kerja singkat yang berisi konsep pemotretan, pengaturan teknis, proses

editing, dan evaluasi hasil.

Halaman Utama Pemadanan Industri Uji Kompetensi Keahlian