(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:


= Pemadanan SKKNI 126 Tahun 2023 dengan Kurikulum Merdeka SMK DKV =
= Pemadanan SMK dengan Industri =


Konsentrasi Keahlian '''[[Desain Komunikasi Visual]]''' di Sekolah Menengah Kejuruan dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata dunia kerja dan industri kreatif melalui pemadanan antara '''SKKNI Nomor 126 Tahun 2023''' dan '''Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka'''.
Konsentrasi Keahlian '''[[Desain Komunikasi Visual]]''' di Sekolah Menengah Kejuruan dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata dunia kerja dan industri kreatif melalui pemadanan antara '''SKKNI Nomor 126 Tahun 2023''' dan '''Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka'''.


SKKNI berfungsi sebagai '''standar kompetensi kerja nasional''' yang digunakan industri, sedangkan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka pembelajaran berbasis fase dan capaian pembelajaran. Pemadanan ini memastikan bahwa kompetensi yang dipelajari peserta didik di sekolah selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan dan diakui oleh industri.
SKKNI berfungsi sebagai '''standar kompetensi kerja nasional''' yang digunakan industri, sedangkan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka pembelajaran berbasis fase dan capaian pembelajaran. Pemadanan ini memastikan bahwa kompetensi yang dipelajari peserta didik di sekolah selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan dan diakui oleh industri.
= Pembentukan Profil Lulusan BMW =
Pemadanan SKKNI dan Kurikulum Merdeka membentuk lulusan DKV yang memiliki:
* '''Sikap''' : disiplin, etika profesi, tanggung jawab
* '''Soft skill''' : komunikasi, kolaborasi, problem solving
* '''Hard skill''' : desain visual, software, produksi, manajemen
* '''Kewirausahaan''' : technopreneurship, peluang usaha, inovasi kreatif
Dengan struktur ini, lulusan SMK DKV diharapkan siap:
* '''Bekerja''' sebagai tenaga profesional industri kreatif
* '''Melanjutkan''' pendidikan dengan dasar kompetensi dan portofolio
* '''Berwirausaha''' secara mandiri di bidang seni dan ekonomi kreatif


= Think Different =
= Think Different =

Revisi terkini sejak 24 Januari 2026 09.48

Pemadanan SMK dengan Industri

Konsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual di Sekolah Menengah Kejuruan dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata dunia kerja dan industri kreatif melalui pemadanan antara SKKNI Nomor 126 Tahun 2023 dan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka.

SKKNI berfungsi sebagai standar kompetensi kerja nasional yang digunakan industri, sedangkan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka pembelajaran berbasis fase dan capaian pembelajaran. Pemadanan ini memastikan bahwa kompetensi yang dipelajari peserta didik di sekolah selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan dan diakui oleh industri.

Think Different

Kami adalah Dekavers—komunitas kreatif yang percaya bahwa desain bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menciptakan makna. Dengan Kurikulum Merdeka, proses belajar dirancang fleksibel dan kontekstual. Guru berperan sebagai fasilitator yang membuka ruang eksplorasi, mendorong ide, dan menantang cara berpikir Dekavers agar tumbuh menjadi kreator yang kritis dan adaptif. Metode pembelajaran meliputi eksplorasi ide, riset, pemecahan masalah, proyek nyata, hingga teaching factory yang mendekatkan Dekavers pada dunia industri sesungguhnya. Berlandaskan filosofi “Think Different” ala Steve Jobs, DKV menanamkan keberanian untuk berbeda, berinovasi, dan melawan arus secara cerdas. Materi pembelajaran diselaraskan dengan SKKNI agar setiap karya tidak hanya kreatif secara visual, tetapi juga profesional di industri. Dekavers dibentuk dengan keseimbangan antara sikap kerja, soft skill, hard skill, dan kewirausahaan kreatif.

Halaman Utama Pemadanan Industri Uji Kompetensi Keahlian